Cara Memulai Bisnis Kedai Kopi yang Laris Manis untuk Pemula

5 menit membaca
Cara memulai bisnis kedai kopi dengan interior yang apik.

Informasinya berguna? Bagikan ke teman Anda. Siapa tahu mereka membutuhkannya.

Isi Artikel

Selain jadi pelepas kantuk, kopi sudah jadi bagian dari gaya hidup banyak orang. Survei dari GoodStats menjelaskan kalau masyarakat Indonesia umumnya konsumsi 2 gelas kopi per hari (40%).

Semakin banyak yang suka kopi, semakin banyak pula tren yang bermunculan di industri ini. Mulai dari menjamurnya kedai kopi yang Instagrammable, rumahan, hingga yang ada di pinggir kali dan jalan!

Tak heran apabila Anda juga ingin tahu cara memulai bisnis kedai kopi sendiri. Namun, mendirikan kedai atau warung kopi bukan cuma soal bikin minuman hitam campur susu yang enak saja.

Ada banyak persiapan agar usaha bisa laris manis. Yuk, simak cara dan tipsnya!?

Cara Memulai Bisnis Kedai Kopi yang Laris Manis untuk Pemula

Cara memulai bisnis kedai kopi dengan interior yang apik.
Cara memulai bisnis kedai kopi dengan interior yang apik.

Daripada asal bangun dan menunggu pelanggan datang, ikuti langkah di bawah agar usaha bisa jadi favorit mereka sejak awal!

1. Bukan Cuma Kopi, Pahami Juga Target Pasarnya

Jual kopi yang enak memang penting, tapi yang lebih penting lagi itu mengetahui siapa yang akan beli dan konsumsi kopi Anda.

Jadi, jangan asal buka dengan modal resep yang beredar di Internet! Pikirkan dulu, kedai atau warung kopi ini untuk siapa. Soalnya, mereka yang akan bantu Anda menentukan arah usaha.

Jika Anda ingin sasar pasar anak muda yang hobi nongkrong, buat kedai dengan konsep santai, punya banyak area, harga murah, dan beragam pilihan es kopi susu.

Kalau targetnya pekerja kantoran, Anda akan butuh tempat yang lebih nyaman dan formal, plus layanan cepat karena mereka butuh kopi di tengah kesibukan kerja. Pekerja kantor juga lebih suka kopi hitam dibanding kopi susu. 

Tambahan lain, hasil survei dari GoodStats menunjukkan kalau ada beberapa fasilitas yang dianggap harus ada di kedai kopi:

  • Colokan listrik.
  • Wifi.
  • AC.
  • Halaman parkir.
  • Smoking room.
  • Spot foto.

Agar riset lebih lengkap, Anda bisa mulai dari:

  • Buat profil pelanggan ideal (usia, pekerjaan, gaya hidup, preferensi minuman, dan preferensi cara belanja).
  • Lakukan survei langsung, online, atau lihat data dari media yang kredibel.
  • Perhatikan kompetitor di daerah Anda (lokasi, suasana tempat, fasilitas, menu, harga, dan jenis pelanggan).

2. Lokasi Itu Penting, Tapi Tidak Selalu

Lokasi itu penentu segalanya? Belum tentu! Yang penting, lokasi harus cocok dengan target pasar dan modal yang ada.

Memang bisnis akan lebih mudah dikenal dan menarik banyak pengunjung jika berada di pusat keramaian. Namun, Anda tidak perlu memaksa sewa tempat di pusat kota yang mahal.

Cukup cari lokasi ?strategis? saja. Kalau mengincar pasar mahasiswa, bangun yang di dekat kampus atau area kos-kosan mereka. 

Kalau pelanggan ideal Anda merupakan pecinta kopi serius, mereka akan tetap mau berkunjung sekalipun usaha berada di pinggir kali atau masuk gang sempit sekalipun.

Nah, kalau modal terbatas, Anda bisa mulai dengan konsep yang lebih fleksibel dulu. Contohnya, buka stan kopi to-go atau pakai gerobak kecil yang bisa pindah-pindah tempat.

3. Cari Modal, Jangan Hanya dari Bank

Jika Anda tidak ingin mulai dari yang kecil, cari banyak sumber modal. Namun, jangan hanya mengandalkan pinjaman bank atau tabungan pribadi.

Ada banyak opsi lain yang bisa dicoba, seperti:

  • Ajak teman, keluarga, atau kolega untuk patungan dengan sistem bagi hasil.
  • Buat proposal bisnis yang lengkap dan tawarkan ke investor potensial.
  • Usulkan ide di platform crowdfunding, tapi cari yang tanpa harus bayar bunga besar.

Saat ini, terdapat banyak jalan menuju Roma. Jadi, jangan terpaku ke satu hal saja. Dengan catatan, Anda harus memahami bagaimana punya rencana bisnis yang matang dan cara mengelola keuangan.

Klik untuk menghubungi WhatsApp Customer Service Nutapos.

4. Jangan Bablas Beli Alat yang Tak Penting

Cara memulai bisnis kedai kopi selanjutnya adalah dengan memahami mana alat atau barang yang memang berguna untuk Anda.

Semangat memulai bisnis kadang buat banyak orang jadi impulsif. Banyak pemula yang terlalu antusias beli mesin atau peralatan mahal yang sebenarnya tidak langsung dibutuhkan.

Contoh kedai kopi dengan peralatan bar yang pas.
Contoh kedai kopi dengan peralatan bar yang pas.

Contoh, Anda ingin buka kedai kopi rumahan dengan konsep slow bar. Di sini, Anda tidak perlu beli mesin espresso atau grinder kelas atas yang mahal. Alat seduh manual yang proper saja sudah cukup.

Jadi, pikirkan lagi, alat apa yang benar-benar penting dan sesuai dengan menu di kedai. Ini untuk menghindari alat kopi mahal yang hanya jadi pajangan saja.

5. Buat Menu yang Simpel

Bisnis kopi ini baru Anda buka, jadi buat menu yang simpel dan mudah dimengerti calon pelanggan. 

Anda tak harus menyediakan banyak jenis susu, berbagai biji kopi single origin, puluhan sirup flavor, dan aneka jenis mocktail.

Fokus saja ke beberapa jenis kopi favorit yang bisa jadi andalan kedai. Untuk membantu, riset dari Snapcart menunjukkan kalau konsumen Indonesia suka konsumsi:

  • Cappuccino.
  • Latte.
  • Kopi gula aren.
  • White coffee.
  • Mocha.
  • Macchiato.
  • Espresso.
  • Americano.
  • Cold brew.
  • Kopi vietnam.

Selain itu, menu yang simpel juga buat pelanggan tidak bingung memilih dan memudahkan Anda untuk merencanakan pembelian bahan baku, serta menjaga kualitas setiap minuman.

6. Cari Barista yang Paham Kopi

Sekalipun Anda ingin mulai jualan sendiri, pastikan karyawan ini punya ilmu dasar soal kopi dan punya niat belajar yang tinggi.

Terlebih lagi kalau bisnis Anda mulai dari skala kecil, sang barista ini yang akan jadi ?wajah? dari kedai kopi.

Baca juga: Karyawan Kedai Kopi: Peran, Tanggung Jawab, dan Tips Mempekerjakan

Anda atau calon pegawai tidak perlu jadi sangat ahli (kecuali Anda memang hanya menjual kopi seduh spesialis). 

Intinya, barista yang baik harus tahu cara membuat kopi dengan konsisten, paham selera pelanggan, dan bisa memberikan pengalaman yang menyenangkan buat setiap orang yang datang.

Plus, barista yang mau belajar biasanya lebih mudah diajak kerja sama dan bisa tumbuh seiring dengan berkembangnya bisnis Anda.

7. Marketing Harus Punya Tujuan

Cara memulai bisnis kedai kopi selanjutnya, Anda harus punya ilmu dasar pemasaran dan tujuan utama nan spesifik. Siapa lagi yang akan gencar menjual dan mempromosikan bisnis selain Anda? 

Nah, di era digital saat ini, pemasaran bisa dilakukan secara online dengan cara membuat konten yang relevan dengan target pasar.

Jangan asal gimmick atau ikut tren di TikTok dan Instagram saja. Perhatikan tujuan dan pesan pemasaran apa yang ingin Anda sampaikan.

Baca juga: 8 Tips Meningkatkan Penjualan Bisnis Kedai Kopi Tersukses

Misalnya, Anda ingin menarik pelanggan baru sebanyak XX persen di bulan depan. Pikirkan jenis konten seperti apa yang berpotensi memenuhi tujuan tersebut. Apakah konten promosi khusus, diskon kunjungan pertama, atau penawaran paket?

Jika Anda ingin buat kedai lebih dikenal, buat konten yang menonjolkan suasana tempat, produk, cara membuat, aktivitas pegawai atau Anda sehari-hari di sana.

Kesimpulan

Itu dia cara memulai bisnis kedai kopi dari Nutapos! Punya usaha kopi mungkin kelihatan keren dan asik, tapi dibalik itu, ada banyak kerja keras yang harus Anda lakukan di awal.

Mulai dari riset, cari modal, alat, sampai rekrut tim yang pas, semua itu butuh persiapan. Jadi, jangan hanya duduk santai dan menunggu ada orang yang tak sengaja datang. 

Anda harus siap turun tangan untuk semua hal, mulai dari buat minuman, memberikan area, sampai mengurus stok bahan baku.

Semoga tips ini bisa bantu Anda semakin siap dan percaya diri untuk wujudkan kedai kopi impian!

Klik untuk menghubungi WhatsApp Customer Service Nutapos.

Artikel terkait

Aneka menu makanan sehat untuk bisnis kuliner seperti nasi, ayam, dan sayuran.

11 Contoh Usaha Modal Kecil yang Belum Banyak Pesaing 2025

Temukan 11 contoh usaha modal kecil yang belum banyak pesaing di 2025! Dari es krim...

Lelah catat dan hitung urusan kasir & laporan secara manual?

Aplikasi POS Nutapos bantu Anda proses transaksi dan catat laporan penjualan secara otomatis. Mulailah fokus melayani pelanggan, bukan berkutat dengan kertas, pulpen, dan kalkulator.

Versi Handphone

Sistem POS yang pas di genggaman. Paling praktis, paling simpel, dan hemat biaya.

Versi Tablet

Satu akun untuk banyak tablet dalam 1 outlet. Urusan kasir sampai pembukuan pasti beres.

Versi Web

Kasir serba bisa di browser laptop & komputer Anda. Tanpa instal aplikasi, tetap lancar tanpa WiFi.

Bisnis Kecil

Terjangkau, praktis & mudah dipakai. Nutapos bantu usaha kecil Anda tumbuh.

Bisnis Berkembang

Cabang usaha kuliner bertambah? Nutapos bantu kelola lebih mudah.

Bisnis Besar

Cabang usaha kuliner bertambah? Nutapos bantu kelola lebih mudah.

Versi Handphone

Sistem POS yang pas di genggaman. Paling praktis, paling simpel, dan hemat biaya.

Versi Tablet

Satu akun untuk banyak tablet dalam 1 outlet. Urusan kasir sampai pembukuan pasti beres.

Versi Web

Kasir serba bisa di browser laptop & komputer Anda. Tanpa instal aplikasi, tetap lancar tanpa WiFi.

Hardware

Lengkapi usaha Anda dengan hardware kasir Nutapos yang bikin proses pesanan lebih lancar, tanpa hambatan.

Sumber informasi lengkap tentang dunia kuliner & aplikasi kasir

Fitur Manajemen Inventori POS: Rahasia Restoran Anti Kehabisan Bahan