Apa Itu Prive dalam Akuntansi? Panduan Lengkap

6 menit membaca
Prive adalah transaksi yang dicatat agar tidak mengganggu laporan keuangan.

Informasinya berguna? Bagikan ke teman Anda. Siapa tahu mereka membutuhkannya.

Isi Artikel

Dalam akuntansi, prive adalah uang atau barang yang ditarik oleh pemilik bisnis untuk keperluan pribadi. Bisa untuk bayar tagihan, beli barang, dan lainnya.

Prive tidak termasuk biaya operasional bisnis, jadi tidak dicatat di laporan laba rugi. Ini lebih seperti pengurangan modal yang Anda punya di bisnis.

Karena pengurangan ini, penarikan dan pencatatan prive harus dilakukan dengan benar supaya laporan keuangan tidak kacau.

Yuk, kita bakal bahas tuntas apa itu prive, bedanya dengan dividen, cara menghitungnya, sampai cara mengelolanya supaya tidak mengganggu keuangan bisnis Anda!

Apa Itu Prive dalam Akuntansi?

Prive adalah transaksi yang dicatat agar tidak mengganggu laporan keuangan.
Prive adalah transaksi yang dicatat agar tidak mengganggu laporan keuangan.

Pengertian prive dalam akuntansi adalah uang atau aset yang diambil oleh pemilik bisnis dari usaha yang dia jalani untuk keperluan pribadi.

Prive atau Drawings umum terjadi di jenis bisnis perseorangan (sole proprietorship) dan kemitraan (partnership), di mana pemilik bisnis dan bisnis itu sendiri tidak terpisah sebagai entitas yang berbeda.

Sehingga, pemilik memiliki kontrol penuh atas keuangan bisnisnya, dan bisa menarik dana atau aset untuk keperluan pribadi tanpa mempengaruhi struktur hukum perusahaan.

Dalam konsepnya, prive adalah dana yang ditarik dan tidak perlu dikembalikan. Sebagai pemilik, Anda pun bisa menarik dana atau aset dari bisnis untuk kebutuhan pribadi kapan saja.

Namun, penarikan prive akan mengurangi jumlah modal Anda. Artinya, bisnis tetap kehilangan dana tersebut. 

Jadi, pastikan penarikan prive tidak terlalu sering atau terlalu besar. Anda pun wajib mencatat prive dengan akurat agar laporan keuangan tetap jelas dan dana tidak hilang tanpa jejak.

Baca juga: Laporan Pembukuan Kasir Restoran: Cara Mudah Kelola Keuangan

Perbedaan Prive dan Dividen

Prive dan dividen sama-sama melibatkan penarikan uang dari bisnis. Namun, ada perbedaan di antara keduanya, seperti:

Aspek PerbedaanPriveDividen
Yang MenerimaPemilik bisnis atau partner dalam usaha kecil (seperti usaha perseorangan atau kemitraan).Pemegang saham di perusahaan besar (biasanya PT).
Pengambilan UangPenarikan modal dari bisnis untuk keperluan pribadi pemilik.Pembagian keuntungan dari laba perusahaan kepada pemegang saham.
Sumber UangDiambil langsung dari modal pemilik atau keuntungan bisnis.Diambil dari keuntungan bersih yang dihasilkan perusahaan.
Pengaruh pada Laporan KeuanganMengurangi modal atau ekuitas pemilik bisnis, tapi tidak muncul di laporan laba rugi.Mengurangi laba yang ditahan perusahaan dan tercatat di laporan laba rugi.
Frekuensi PenarikanBisa kapan saja, sesuai kebutuhan pemilik bisnis.Dibagikan biasanya sekali setahun atau setiap kuartal tergantung kebijakan perusahaan.
Tujuan PenggunaanUntuk keperluan pribadi pemilik (seperti beli barang atau bayar tagihan pribadi).Untuk memberikan keuntungan kepada pemegang saham sebagai bagian dari hasil bisnis.

Kapan Sebaiknya Menarik Prive?

Penarikan prive sebaiknya dilakukan dengan bijak. Hanya pada situasi-situasi tertentu agar tidak mengganggu keuangan dan operasional bisnis, seperti:

  • Saat bisnis mendapat keuntungan yang cukup dan arus kas bisnis stabil.
  • Untuk keperluan pribadi yang sangat mendesak (medis atau kebutuhan keluarga).
  • Setelah memastikan keuangan bisnis sehat (punya cukup dana untuk operasional).
  • Saat tidak ada utang atau kewajiban yang belum dibayar.

Baca juga: 12 Cara Mendapatkan Modal Usaha untuk Bisnis Makanan & Minuman

Bagaimana Cara Menghitung Prive dalam Akuntansi?

Sekarang, kita bahas bagaimana cara mencatat dan mengelola prive supaya keuangan bisnis tetap sehat.

1. Cara Mencatat Penarikan Prive

Prive adalah hal yang perlu dicatat dengan cermat dalam laporan keuangan agar tidak mengganggu keseimbangan modal bisnis.

Biasanya, penarikan prive dicatat dengan cara yang sama seperti transaksi akuntansi lainnya, yaitu dengan sistem jurnal ganda (double entry).

Ketika Anda menarik uang atau barang dari bisnis untuk keperluan pribadi, Anda harus mencatat transaksi itu di akun Drawings (atau akun Prive). Lalu, mengurangi akun yang sesuai (misalnya akun Cash jika menarik uang tunai).

Contohnya, Anda menarik uang sebesar Rp500.000 dari kas usaha, maka pencatatannya:

  • Debit: Akun Prive (Rp500.000) – karena ini pengurangan dari modal bisnis.
  • Kredit: Akun Kas (Rp500.000) – karena uang tunai yang keluar dari bisnis.

Dengan mencatat seperti ini, Anda bisa memantau berapa banyak uang yang sudah ditarik dari bisnis. Ini akan membantu Anda untuk tahu berapa banyak modal yang masih tersisa di bisnis.

2. Prive dalam Laporan Keuangan

Di laporan keuangan, prive adalah penarikan uang yang akan mempengaruhi akun modal atau ekuitas pemilik.

Secara sederhana, akun modal ini menunjukkan berapa banyak uang atau aset yang dimiliki oleh pemilik di dalam bisnis. 

Setiap kali Anda menarik prive, jumlah di akun modal akan berkurang. Setelah Anda mencatat prive di akun Drawings, di akhir periode, jumlahnya akan dipindahkan ke akun modal, yang akan mengurangi saldo ekuitas Anda.

Prive tidak langsung berpengaruh pada laba ditahan. Kenapa? Karena prive bukan biaya operasional atau pengeluaran yang mempengaruhi laba perusahaan.

Laba ditahan itu berhubungan dengan keuntungan yang tidak dibagikan dan tetap ada di dalam bisnis. Nah, prive hanya mengurangi modal pemilik, bukan laba yang dihasilkan bisnis.

Jadi, meskipun prive tidak masuk ke laporan laba rugi, ia akan muncul di bagian ekuitas pada neraca dan mempengaruhi total modal yang dimiliki oleh pemilik bisnis.

Klik untuk menghubungi WhatsApp Customer Service Nutapos.

Tips Mengelola Prive agar Tidak Mengganggu Keuangan Bisnis

Penarikan prive yang berlebihan atau tidak terkontrol bisa menyebabkan beberapa masalah besar, seperti:

  • Pengurangan modal yang terlalu banyak atau bahkan habis.
  • Arus kas tidak sehat (sulit membayar kewajiban keuangan/operasional).
  • Mempengaruhi hitungan pajak bila tidak tercatat dengan benar.

Nah, biar masalah di atas tidak terjadi, Anda perlu mengelola prive dengan hati-hati. Berikut beberapa tipsnya:

Prive adalah transaksi yang harus dipantau agar tidak merusak cash flow bisnis.
Prive adalah transaksi yang harus dipantau agar tidak merusak cash flow bisnis.

1. Tetapkan Batas Penarikan

Hal pertama yang perlu Anda lakukan dalam penarikan prive adalah menentukan batas penarikan yang wajar. 

Jangan menarik terlalu banyak uang dari bisnis secara sembarangan. Hindari juga penarikan uang yang tidak terencana atau impulsif.

Lebih baik menahan diri dan membiarkan bisnis tumbuh lebih dulu, sehingga Anda tidak merusak keuangan di awal.

Lalu, buat aturan. Misalnya, Anda hanya boleh menarik maksimal 15% dari total modal usaha dalam satu bulan atau satu kuartal. Ini dilakukan agar tetap ada cadangan dana untuk operasional bisnis.

2. Lakukan Pencatatan dengan Teliti

Setiap kali Anda mengambil uang atau aset dari bisnis, pastikan Anda mencatatnya di akun Prive dengan jumlah dan waktu yang tepat. Dengan pencatatan yang rapi, laporan keuangan Anda akan tetap akurat dan mudah dipantau.

3. Gunakan Dana Prive untuk Kebutuhan Pribadi, Bukan untuk Bisnis

Prive adalah hal yang dilakukan oleh pemilik bisnis sebagai bentuk pengambilan keuntungan pribadi yang bukan berasal dari gaji atau dividen.

Jadi, pastikan dana prive hanya digunakan untuk kebutuhan pribadi Anda, bukan untuk membeli perlengkapan atau alat yang terkait dengan usaha.

Ingat, prive tidak termasuk biaya operasional dan tidak masuk ke laporan laba rugi. Melainkan, pengurangan dari total modal.

Kalau Anda menggunakan dana prive untuk investasi bisnis atau beli barang yang berkaitan dengan usaha, ini bisa mencampuradukkan keuangan pribadi dan usaha. Hasilnya, laporan keuangan bisa kacau.

Baca juga: Ketentuan PPN 12 Persen & Dampaknya pada Sektor Kuliner

4. Jaga Arus Kas Bisnis

Pastikan Anda tidak menarik prive sampai bisnis kekurangan kas untuk operasional. Sebelum menarik dana, pastikan ada cukup uang untuk membayar gaji karyawan, membayar supplier, atau kebutuhan penting usaha lainnya.

Jaga keseimbangan antara penarikan prive dan kebutuhan uang tunai yang harus ada di bisnis.

5. Gunakan Software Akuntansi

Biar tidak ribet catat manual, Anda bisa menggunakan software akuntansi seperti aplikasi kasir Nutapos. Guna membantu Anda mencatat semua transaksi uang keluar dengan mudah.

Nutapos memiliki Fitur Dasar Uang Keluar dan Fitur Tambahan Akuntansi. Untuk mencatat prive (penarikan uang pribadi pemilik bisnis) di aplikasi kasir Nutapos, ada dua pilihan tergantung kebutuhan Anda.

a. Dengan Fitur Dasar Uang Keluar:

Ini fitur utama yang bisa dipakai langsung setelah Anda bayar biaya bulanan Nutapos atau pakai skema per transaksi (cuma top-up Rp50.000 dan bisa pakai aplikasi sampai saldo habis; per transaksi penjualan, saldo dipotong Rp200).

Kalau Anda hanya ingin mencatat penarikan uang untuk pribadi tanpa perlu pembukuan akuntansi, Anda cukup:

  • Login ke akun bisnis melalui laman backoffice nutacloud
  • Pilih fitur “Uang” → “Uang Keluar”
  • Klik “Tambah Uang Keluar” pada pojok kanan atas
  • Lengkapi informasi penarikan uang seperti pada gambar di bawah
  • Klik “Simpan”

Tampilan Fitur Uang Keluar pada backoffice nutacloud.
Tampilan Fitur Uang Keluar pada backoffice nutacloud.

b. Dengan Fitur Tambahan Akuntansi:

Kalau Anda ingin pembukuan yang lebih lengkap, termasuk laporan keuangan seperti neraca, laba rugi, dan buku besar, Anda bisa aktifkan Fitur Tambahan Akuntansi.

Apabila Anda sudah aktivasi fitur, nanti akan ada tambahan menu Akun, seperti pada gambar di bawah.

Tampilan Fitur Uang Keluar setelah aktivasi Fitur Akuntansi pada backoffice nutacloud.
Tampilan Fitur Uang Keluar setelah aktivasi Fitur Akuntansi pada backoffice nutacloud.

Untuk menambahkan Akun Prive, caranya seperti ini:

  • Klik Menu “Uang” → “Akun”
  • Pilih Outlet Anda dan klik “Tambah Akun”
  • Pilih Jenis Elemen Modal, kemudian isi nama akun menjadi Prive dan masukkan nomor akun (misal 3.4)
  • Klik “Simpan”

Tampilan Fitur Akun setelah aktivasi Fitur Akuntansi pada backoffice nutacloud.
Tampilan Fitur Akun setelah aktivasi Fitur Akuntansi pada backoffice nutacloud.

Nantinya, catatan transaksi untuk akun Prive bisa Anda lihat lewat Laporan Neraca atau Buku Besar pada backoffice nutacloud.

Kesimpulan

Dalam akuntansi, prive adalah penarikan uang atau aset oleh pemilik bisnis untuk kepentingan pribadi, yang mempengaruhi modal dan laporan keuangan.

Meskipun terlihat sederhana, pengelolaan prive yang buruk bisa mengganggu arus kas, modal, dan bahkan masalah pajak di kemudian hari.

Oleh karena itu, penting untuk mencatatnya dengan rapi, menetapkan batas penarikan yang wajar, dan selalu memastikan bahwa arus kas bisnis tetap terjaga.

Mau lebih mudah mengelola keuangan bisnis Anda? Coba pakai aplikasi kasir kuliner Nutapos! Dengan Nutapos, Anda bisa dengan gampang mencatat uang masuk dan uang keluar, serta memantau arus kas bisnis.

Kalau butuh bantuan akuntansi lengkap untuk laporan keuangan yang lebih detail, tersedia juga fitur tambahan dengan biaya terjangkau.

Yuk, mulai kelola keuangan bisnis dengan unduh aplikasi dan daftarkan akun sekarang juga! Gratis masa trial selama 14 hari!

Klik untuk menghubungi WhatsApp Customer Service Nutapos.

Artikel terkait

Aneka menu makanan sehat untuk bisnis kuliner seperti nasi, ayam, dan sayuran.

11 Contoh Usaha Modal Kecil yang Belum Banyak Pesaing 2025

Temukan 11 contoh usaha modal kecil yang belum banyak pesaing di 2025! Dari es krim...
Memantau inventory adalah aktivitas karyawan sehari-hari.

Inventory atau Persediaan: Pengertian, Peran, Jenis & Manajemen

Inventory atau persediaan adalah barang yang dimiliki untuk dijual. Ketahui pengertian lengkap, peran, jenis, dan...

Lelah catat dan hitung urusan kasir & laporan secara manual?

Aplikasi POS Nutapos bantu Anda proses transaksi dan catat laporan penjualan secara otomatis. Mulailah fokus melayani pelanggan, bukan berkutat dengan kertas, pulpen, dan kalkulator.

Versi Handphone

Sistem POS yang pas di genggaman. Paling praktis, paling simpel, dan hemat biaya.

Versi Tablet

Satu akun untuk banyak tablet dalam 1 outlet. Urusan kasir sampai pembukuan pasti beres.

Versi Web

Kasir serba bisa di browser laptop & komputer Anda. Tanpa instal aplikasi, tetap lancar tanpa WiFi.

Bisnis Kecil

Terjangkau, praktis & mudah dipakai. Nutapos bantu usaha kecil Anda tumbuh.

Bisnis Berkembang

Cabang usaha kuliner bertambah? Nutapos bantu kelola lebih mudah.

Bisnis Besar

Cabang usaha kuliner bertambah? Nutapos bantu kelola lebih mudah.

Versi Handphone

Sistem POS yang pas di genggaman. Paling praktis, paling simpel, dan hemat biaya.

Versi Tablet

Satu akun untuk banyak tablet dalam 1 outlet. Urusan kasir sampai pembukuan pasti beres.

Versi Web

Kasir serba bisa di browser laptop & komputer Anda. Tanpa instal aplikasi, tetap lancar tanpa WiFi.

Hardware

Lengkapi usaha Anda dengan hardware kasir Nutapos yang bikin proses pesanan lebih lancar, tanpa hambatan.

Sumber informasi lengkap tentang dunia kuliner & aplikasi kasir

Fitur Manajemen Inventori POS: Rahasia Restoran Anti Kehabisan Bahan