Spanduk adalah media promosi paling gampang dan murah! Sering dipakai oleh pelaku bisnis kuliner, terutama yang baru mulai atau punya tempat jualan kecil.
Ukuran spanduk beraneka ragam, namun bentuknya biasanya persegi panjang (bisa horizontal atau vertikal).
Spanduk bisa bantu menyebar informasi bisnis Anda ke orang sekitar. Karena mereka bisa langsung lihat, baca, dan kalau tertarik, akan mampir belanja.
Di artikel ini, Nutapos akan berikan Anda panduan lengkap soal spanduk. Dari definisi, ukuran yang pas, sampai tips desain dan penempatannya. Yuk, simak sampai habis!
Apa Itu Spanduk?
Mengutip KBBI, spanduk adalah “kain rentang yang berisi slogan, propaganda, atau berita yang perlu diketahui umum.”
Dalam ranah bisnis, pengertian spanduk adalah media promosi berbentuk kain atau bahan sintetis yang dicetak dengan tulisan, gambar, atau logo bisnis.
Umumnya, spanduk dipasang di luar ruangan atau outdoor seperti depan toko, pinggir jalan, atau dekat tempat ramai.
Fungsinya untuk menarik perhatian orang dan buat mereka tahu kalau bisnis Anda ada di situ. Spanduk cocok digunakan untuk promosi menu baru, diskon spesial, atau sekadar memaparkan nama tempat jualan.
Baca juga: 7 Ide Jualan Makanan untuk Pelajar dan Mahasiswa
Berapa Ukuran Spanduk dan Cara Memilihnya?
Ukuran spanduk adalah beragam, dan memang harus disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Jadi, tidak ada satu ukuran yang pasti.
Namun, Anda bisa mengikuti ukuran umum berikut ini:
- Spanduk kecil mulai dari 50 x 100 cm atau 0,5 x 1 meter.
- Spanduk sedang mulai dari 150 x 300 cm atau 1,5 x 3 meter.
- Spanduk besar mulai dari 200 x 500 cm atau 2 x 5 meter.
Orientasinya pun bebas, bisa vertikal atau horizontal. Spanduk vertikal ini umum dipasang di tiang, pagar, atau bangunan. Sedangkan yang horizontal, biasanya dipasang depan toko atau warung.
Untuk pemilihan ukuran spanduk, juga dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut:
- Pesan yang ingin disampaikan dan desainnya.
- Resolusi gambar.
- Lokasi pemasangan.
Mengapa Spanduk Masih Efektif untuk Bisnis?
Spanduk adalah cara promosi yang sangat efektif untuk bisnis yang berada di tepi jalan atau area ramai. Terlebih lagi, jika lalu lintas di area Anda sangat tinggi.
Ketika orang yang jalan kaki, naik motor, atau mobil melewati area toko, mereka bisa langsung melihat dan membaca.
Baca juga: Cara Membuat Nama Brand, Lengkap sampai Peraturannya
Nah, untuk menarik perhatian ini, spanduk sering menggunakan warna atau desain yang mencolok. Dengan menggunakan font yang besar dan mudah dibaca.
Spanduk yang bahannya bagus bisa tahan cuaca dan dapat Anda pakai hingga berbulan-bulan, seperti Vinyl/Flexi, Mesh, dan Polyester.
Selain itu, ini beberapa manfaat lain dari spanduk:
- Promosi nonstop – Spanduk aman dipasang sepanjang hari.
- Murah meriah – Cetaknya sekali, efeknya bisa lama.
- Branding lokal – Buat orang sekitar lebih tahu soal bisnis Anda.
- Bisa custom – Mau warna, gambar, atau tulisan apa saja, bebas.

5 Jenis Spanduk untuk Jualan
Spanduk bisa dibagi menjadi 5 jenis tergantung pada tujuan dan jenis promosi yang ingin dilakukan.
1. Spanduk Menu
Spanduk menu umum digunakan untuk angkringan, kedai, warung kopi, atau warung makan. Dapat mengandung daftar makanan atau minuman, gambar, beserta harganya.
Spanduk ini sering dipasang di dekat meja kasir, digunakan untuk langsung memberitahu pelanggan apa yang bisa mereka pilih dan berapa harga yang harus dibayar ketika pesan. Jadi, pilihan menu biasanya terbatas.
Contoh spanduk menu:

2. Spanduk Promo
Di tempat Anda sedang ada diskon atau promo spesial? Anda bisa menjabarkan informasi tersebut di spanduk ini.
Biasanya, terdapat informasi lengkap tentang promo apa yang sedang berlaku. Contohnya: lagi diskon besar-besaran, promo beli 1 gratis 1, atau diskon X persen untuk mahasiswa.
Spanduk promo ini cocok dipasang di tempat yang sering dilalui orang, seperti depan toko atau dekat jalan utama.
Contoh spanduk promo:

3. Spanduk Grand Opening atau Pembukaan Toko
Pada hari pertama jualan, pasang spanduk adalah cara yang bagus untuk mengumumkan bahwa bisnis Anda baru saja dibuka.
Spanduk ini biasanya berisi kata-kata seperti “Grand Opening” atau “Promo Hari Pertama”, dan menawarkan satu atau lebih promo menarik untuk mengundang orang datang ke tempat.
Contoh spanduk grand opening:

4. Spanduk Event
Spanduk event berfungsi untuk bantu mempromosikan suatu acara tertentu. Misalnya, Anda ingin mengadakan acara spesial di restoran, seperti Live Music atau Workshop.
Jika bisnis terlibat dalam acara atau event tertentu, Anda juga bisa membuat spanduk yang menjelaskan seperti apa detail acaranya. Spanduk ini sering dipasang di sekitar tempat event berlangsung.
Contoh spanduk event:

5. Spanduk Limited Edition atau Offer
Jenis spanduk ini digunakan untuk menunjukkan bahwa bisnis Anda tengah memiliki suatu produk atau penawaran terbatas. Fungsinya untuk bisa memancing pelanggan agar segera membeli.
Informasi yang ada di spanduk adalah menu yang ditawarkan, harga atau penawaran terbatas, gambar, dan/atau cara mendapatkannya.
Contoh spanduk limited offer:

Tips Desain Spanduk untuk Bisnis Kuliner
Kunci dari desain spanduk adalah mampu memberikan informasi yang jelas dan memikat perhatian orang yang melihat. Berikut cara yang bisa Anda ikuti untuk mencapai tujuan tersebut:
1. Tentukan Tujuan Spanduk Bisnis
Sebelum mulai desain, tentukan dulu apa tujuan utama spanduk Anda. Apakah spanduk ini untuk mengumumkan menu baru, diskon spesial, atau hanya untuk branding usaha?
Dengan fokus ke satu tujuan, nantinya Anda akan lebih mudah untuk menentukan desain dan cara menyampaikan informasi ke pembaca.
Dan karena spanduk memiliki ruang yang terbatas, sebaiknya jangan campur aduk informasi. Fokus ke satu saja agar yang baca tidak kebingungan.
Baca juga: Strategi Bundling Produk untuk Bisnis F&B
2. Pilih Ukuran yang Sesuai
Ukuran spanduk harus disesuaikan dengan tempat pemasangannya. Jadi, Anda perlu mengukur ruang yang bisa dipasang spanduk.
Kalau di dalam ruangan, spanduk berukuran kecil atau sedang saja sudah cukup. Karena pembaca memang sudah tertarik untuk membeli produk Anda.
Namun, jika spanduk dipasang di luar ruangan atau tempat ramai, Anda bisa pilih yang lebih besar. Tujuannya supaya orang yang lewat bisa melihat dan membaca dengan jelas.
3. Gunakan Warna yang Mencolok
Umumnya, spanduk pada bisnis kuliner, menggunakan warna yang terang dan mencolok (merah, kuning, atau oranye). Agar spanduk efektif menarik perhatian orang yang lewat.
Namun, warna ini bisa disesuaikan dengan branding bisnis Anda. Gunakan saja warna yang memang mencerminkan bisnis agar tidak tabrakan dengan logo, foto, atau visual lain.
Di sini, Anda cukup pastikan susunan dan teksnya kontrak dengan warna latar belakang agar mudah dibaca.
4. Tampilkan Gambar yang Menggugah Selera
Gambar makanan atau minuman yang jelas dan menggoda berpotensi memancing perhatian orang-orang. Jadi, pastikan foto tampak jelas, segar, dan lezat.
Namun, hindari pemakaian foto yang tidak sebenarnya. Maksudnya, apa yang ada di foto ternyata tidak sesuai dengan menu yang Anda tawarkan. Karena ini bisa membuat calon pelanggan kecewa.
5. Sampaikan Pesan Promosi yang Singkat dan Padat
Tips ini berlaku untuk spanduk dengan tujuan pemasaran atau jualan. Ingat, spanduk memiliki ruang yang terbatas dan Anda ingin pembaca bisa langsung memahami isi pesan spanduk.
Jadi, sampaikan hal itu dengan singkat dan padat. Cantumkan informasi yang memang dibutuhkan saja, seperti harga, nama promo, tanggal berlaku, kontak, atau syarat lainnya.
Pastikan ada hierarki atau level tata letak teks. Mana bagian yang paling penting, itu juga yang menjadi fokus produk.
Entah font-nya lebih besar atau warnanya lebih mencolok. Teks ini harus bisa dibaca dengan jelas dari jarak jauh.
Lalu, pilih font yang mudah dibaca. Jangan yang terlalu banyak gaya. Anda juga perlu memastikan font tersebut bebas dipakai untuk tujuan komersial.
6. Test Cetakan Sebelum Produksi
Tips terakhir dari desain spanduk adalah melakukan tes hasil cetak terlebih dahulu. Anda bisa melakukannya dengan uji coba print di ukuran material yang lebih kecil.
Cek dulu apakah warna, teks, dan gambar sudah tajam dan tidak ada yang pecah.
Kesimpulan
Spanduk adalah salah satu cara promosi paling praktis dan tetap digunakan oleh banyak pelaku usaha sampai sekarang.
Buat Anda yang punya bisnis F&B, spanduk bisa bantu menarik pelanggan lewat tampilan visual yang menarik. Jadi, pastikan desain bisa buat mereka lapar mata dan perut!
Usaha Anda sudah berjalan, namun masih mengurus operasional secara manual? Pesanan atau laporan masih tulis tangan, stok harus dihitung satu-satu? Pasti makan banyak waktu.
Ingin banyak aktivitas bisnis jadi lebih otomatis? Yuk, coba pakai aplikasi kasir seperti Nutapos!
Dengan Nutapos, operasional bisa jadi lebih cepat, dari catat transaksi, pantau penjualan, atur stok, sampai terima pembayaran tunai/digital.
Anda atau karyawan tidak perlu repot catat manual sampai lembur, karena semua bisa diatur dan terhubung langsung ke perangkat ponsel atau tablet.
Tertarik untuk mencoba? Daftarkan bisnis Anda dan buat akun di backoffice Nutacloud. Pendaftaran tidak sampai 5 menit. Dan ada gratis pakai aplikasi sampai 14 hari, semua fitur dasar bisa langsung digunakan!
