Kebutuhan masyarakat akan sembilan bahan pokok (sembako) memang tak pernah surut. Hal ini menjadikan usaha toko sembako memiliki peluang pasar yang besar.
Namun, tanpa strategi pemasaran yang baik, toko sembako lokal bisa sulit berkembang. Ditambah lagi dengan banyaknya toko yang hanya mengandalkan pelanggan tetap dari lingkungan sekitar saja.
Untuk dapat bersaing dan berkembang, Anda sebagai pemilik toko perlu memutar otak untuk memikirkan cara lain yang mampu menarik lebih banyak pembeli.
Panduan ini akan mengulas 8 strategi pemasaran toko sembako yang dapat Anda terapkan untuk meningkatkan penjualan, atau setidaknya pemasukan tetap stabil.
8 Strategi Pemasaran Toko Sembako untuk Meningkatkan Omzet
Berikut penjelasan lengkap mengenai 8 tips pemasaran yang dapat membantu toko sembako Anda menonjol di tengah persaingan dan menjaga omzet tetap stabil, atau bahkan meningkat.
1. Cari Tahu Target Pasar dan Kompetitor Lokal
Sebelum memulai atau mengembangkan toko sembako, Anda harus tahu siapa yang akan jadi pelanggan utama Anda.
Kita ambil contoh jika toko Anda berada di lingkungan perumahan dengan banyak keluarga muda. Nah, calon pelanggan Anda kemungkinan besar akan mencari kebutuhan pokok sehari-hari, seperti beras, minyak goreng, bumbu masak, sabun cuci, gas elpiji, jajanan anak, dan kebutuhan bayi.
Tetapi kalau lokasi toko di dekat kos-kosan atau kantor, pelanggan Anda mungkin lebih suka produk yang praktis dan cepat habis, seperti mie instan atau kopi sachet.
Mengenali target pasar ini penting supaya Anda bisa menyediakan barang yang tepat dan sesuai kebutuhan mereka. Selain itu, amati toko lain (pesaing) di sekitar lingkungan Anda. Coba perhatikan:
- Apa yang mereka jual?
- Bagaimana harga produk mereka dibandingkan dengan Anda?
- Apa yang mereka tawarkan yang mungkin belum ada di toko Anda?
Tiga pertanyaan Ini bisa membantu Anda menemukan celah untuk menarik lebih banyak pelanggan. Contohnya dengan menambah barang yang belum tersedia atau menawarkan pelayanan lebih baik.
2. Pilih Lokasi Strategis atau Mudah Dijangkau
Strategi pemasaran toko sembako kedua berlaku apabila Anda belum memiliki toko fisik atau ingin pindah lokasi.
Lokasi sangat menentukan apakah toko sembako Anda akan ramai atau sepi. Idealnya, Anda perlu memilih lokasi yang dekat dengan pemukiman padat penduduk, di pinggir jalan utama, atau dekat/dalam pasar.
Sebab, toko sembako yang mudah dijangkau akan membuat pelanggan lebih sering mampir. Jika toko Anda berada di tempat yang agak terpencil atau kurang terlihat, Anda bisa mengatasi ini dengan cara lain.
Misalnya, pasang spanduk atau papan nama toko sembako yang besar dan jelas agar menarik perhatian pelanggan dan memberitahu lokasi toko Anda.
Cara lainnya, Anda bisa menawarkan layanan antar barang untuk area sekitar supaya pelanggan tetap bisa belanja tanpa harus datang langsung ke toko.
Cukup gunakan WhatsApp atau gabung ke layanan antar barang supaya pelanggan bisa memesan barang lewat chat, dan karyawan/ojek aplikasi mengantarnya ke rumah mereka.
3. Tata Ruang dan Barang Dagangan dengan Rapi
Tata letak dan kerapian barang di toko sembako akan mempengaruhi kenyamanan pelanggan saat berbelanja.
Kalau toko Anda terlihat berantakan, pelanggan mungkin merasa malas untuk berlama-lama dan kesulitan menemukan barang yang mereka butuhkan dalam sekali pandang.
Jadi, mulailah dengan menata ruang dan produk dengan rapi. Anda bisa susun sesuai kategori dengan meletakkan bahan pokok seperti beras, minyak, dan gula di satu tempat, lalu produk seperti mie instan dan camilan di rak lain.
Usahakan produk yang sering dicari ditempatkan di rak yang mudah dijangkau dan terlihat jelas. Misalnya, letakkan telur atau beras di dekat pintu masuk agar pelanggan langsung melihat produk tersebut.
Jangan lupa untuk rutin membersihkan dan merapikan rak agar toko selalu tampak rapi dan teratur. Rak yang rapi juga memudahkan Anda atau karyawan untuk mengecek stok barang.

4. Tawarkan Promosi sebagai Strategi Pemasaran Toko Sembako
Sembako memang termasuk kebutuhan primer/utama. Tanpa ada program promosi pun, pasti akan ada yang membeli barang.
Namun, strategi promosi yang menarik dapat membantu Anda menarik lebih banyak pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan lama.
Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah memberikan diskon atau promo khusus pada jangka waktu atau batas pembelian tertentu.
Contohnya, potongan harga 5% untuk pembelian bahan pokok dalam jumlah besar atau promo bundling (beli tiga produk A, gratis satu produk B).
Anda juga bisa memanfaatkan momen spesial seperti Ramadan atau Tahun Baru dengan memberikan paket sembako murah yang sudah berisi kebutuhan pokok tertentu.
Selain itu, coba buat program loyalitas untuk pelanggan setia, dengan memberikan diskon setelah mereka belanja dalam jumlah tertentu.
Contohnya, setelah mereka berbelanja senilai Rp200.000, mereka bisa mendapatkan potongan harga atau produk gratis.
Promosi ini tidak harus besar-besaran, tapi jika dilakukan secara konsisten, bisa membuat pelanggan lebih tertarik untuk datang kembali ke toko Anda.
Untuk memperlancar pembuatan program promosi dan simpan data pelanggan, Anda bisa menggunakan aplikasi kasir toko sembako seperti Nutapos.
Dengan Nutapos, Anda bisa atur dan buat sebanyak apapun program promosi dan diskon. Terlebih lagi, aplikasi kasir warung sembako Nutapos bisa bantu catat penjualan, lacak performa toko, dan buat laporan penjualan otomatis!
Ketahui juga bagaimana aplikasi point of sale bisa bantu meningkatkan efisiensi operasional dan layanan toko sembako Anda.
5. Jaga Ketersediaan/Stok Barang Lengkap
Langkah selanjutnya adalah dengan memastikan barang atau bahan baku yang Anda jual selalu tersedia.
Apa jadinya jika produk yang pelanggan Anda cari sering kosong atau habis? Lama-kelamaan, mereka akan cari toko lain yang lebih lengkap.
Oleh sebab itu, selalu cek stok toko Anda secara berkala, terutama untuk barang-barang yang banyak peminatnya seperti beras, gula, minyak, telur, dan gas elpiji.
Selain barang-barang pokok, variasikan juga produk yang Anda tawarkan. Selain menjual bahan pokok, tambahkan produk lain seperti bumbu dapur instan, makanan ringan, atau perlengkapan rumah tangga.
Untuk mengelola stok dengan lebih baik, Anda bisa membuat catatan manual agar tahu kapan harus isi ulang stok. Catatan manual bisa berisi:
- Nama Barang: Nama lengkap barang sembako.
- Satuan: Satuan barang (kg, liter, bungkus, dll).
- Stok Awal: Jumlah barang pada awal periode pencatatan.
- Masuk: Jumlah barang yang masuk (pembelian).
- Keluar: Jumlah barang yang keluar (penjualan).
- Stok Akhir: Jumlah barang yang tersisa setelah pencatatan.
- Tanggal: Tanggal pencatatan.
Jika Anda tidak ingin ribet membuat catatan stok, gunakan saja aplikasi toko sembako, contohnya Nutapos.
Aplikasi kasir Nutapos memiliki fitur manajemen stok yang bisa memproses jumlah barang otomatis setelah ada pembelian. Terlebih lagi, ada notifikasi yang akan mengingatkan Anda kapan suatu barang akan atau sudah habis.
Dengan begitu, Anda bisa lebih siap merencanakan pembelian dan pelanggan tidak akan kecewa karena barang yang mereka butuhkan selalu ada di toko Anda.
6. Jaga Pelayanan yang Cepat dan Ramah
Tidak jarang, meskipun harga di toko lain lebih murah, pelanggan lebih memilih datang ke tempat yang pelayanannya lebih baik, lebih cepat, dan lebih ramah.
Makanya, pastikan Anda atau setiap karyawan di toko menyapa pelanggan dengan senyuman dan bersikap sopan saat melayani.
Contoh sederhana, ketika ada pelanggan yang bingung mencari barang, pegawai harus siap membantu dan menunjukkan lokasinya, bukan hanya menunjuk atau mengarahkan dari jauh saja.
Selain itu, kecepatan dalam melayani juga sangat penting. Saat banyak pelanggan datang bersamaan, pastikan proses pembayaran berlangsung cepat dan efisien agar tidak ada antrean panjang.
Jika tidak memungkinkan untuk menambah jumlah karyawan, Anda bisa mempertimbangkan untuk memakai aplikasi warung sembako Nutapos.
Aplikasi bisa memangkas waktu yang dibutuhkan untuk catat pesanan, hitung total dan kembalian, masukkan diskon atau pajak, sampai cetak struk.
Keunggulan lain dari pelayanan yang cepat dan ramah, pelanggan tetap lebih mungkin untuk merekomendasikan toko Anda ke orang lain.
7. Pasarkan Produk di Marketplace
Berjualan di marketplace seperti Tokopedia, Shopee, atau Bukalapak bisa jadi alternatif apabila Anda belum punya toko fisik atau ingin jangkau pelanggan skala nasional.
Apalagi di zaman yang sudah serba digital, banyak konsumen pekerja yang lebih nyaman untuk berbelanja dari rumah dengan beberapa kali klik saja.
Untuk memulai, daftarkan toko sembako Anda di platform marketplace yang dituju. Proses pendaftarannya cukup mudah dan tidak membutuhkan biaya besar.
Setelah terdaftar, Anda bisa mulai mengunggah daftar produk-produk yang ingin dijual. Pastikan setiap produk dilengkapi dengan foto yang jelas, deskripsi produk yang detail, dan harga yang masuk akal.
Keuntungan lain berjualan di marketplace adalah adanya fasilitas promosi yang disediakan platform tersebut, seperti Flash Sale di tanggal cantik setiap bulannya.
Anda bisa memanfaatkan fitur seperti voucher diskon, promo gratis ongkir, atau flash sale yang sering diadakan oleh marketplace.
Selain itu, proses transaksi di marketplace juga sangat mudah dan sudah diatur secara otomatis oleh platform.
Anda hanya perlu memproses pesanan yang masuk, mengemas barang, dan mengirimkannya melalui jasa pengiriman yang telah bekerja sama dengan marketplace.
Jika Anda butuh lebih banyak ide untuk meningkatkan kunjungan, cek artikel ini tentang 9 cara agar toko ramai pengunjung.
8. Tanya Pendapat/Keluhan/Masukan dari Pelanggan
Pelanggan merupakan sumber utama pemasukan dan orang yang berinteraksi langsung dengan produk dan layanan yang Anda tawarkan. Mereka pasti punya masukan terkait apa yang bisa diperbaiki di toko Anda.
Anda bisa mulai dengan cara yang sederhana, seperti bertanya secara langsung kepada pelanggan yang sering datang.
Saat mereka berbelanja, tanyakan dengan ramah apakah ada produk yang kurang lengkap, atau apakah ada hal yang bisa ditingkatkan dari layanan toko Anda.
Jika Anda ingin lebih aktif, coba kirim pesan WhatsApp kepada pelanggan setia yang sudah sering berbelanja di toko, lalu tanyakan pendapat mereka tentang toko Anda.
Masukan yang Anda dapatkan bisa membantu meningkatkan kualitas pelayanan, seperti mempercepat proses pembayaran atau memperbaiki tata letak produk.
Dengan melakukan ini, pelanggan akan merasa lebih dihargai karena Anda mendengarkan kebutuhan mereka. Mereka juga akan lebih loyal, karena tahu bahwa toko Anda peduli dengan pengalaman belanja mereka.
Kesimpulan
Meningkatkan omzet memerlukan kombinasi strategi pemasaran toko sembako yang tepat dan konsistensi dalam memberikan pelayanan terbaik.
Mulai dari memahami target pasar, menjaga stok barang, hingga memanfaatkan teknologi (aplikasi kasir sembako dan marketplace) untuk membantu toko Anda tetap relevan dan berkembang.
Jangan segan juga untuk mendengarkan masukan dari pelanggan Anda, agar bisa membangun loyalitas mereka.
Jika Anda ingin memperlancar operasional toko atau sedang mencari aplikasi kasir untuk toko sembako, pertimbangkan Nutapos!
Dari catat pesanan pelanggan, tambah daftar produk, buat program promosi, manajemen stok, sampai laporan penjualan, semua bisa Nutapos selesaikan! Unduh aplikasi di sini untuk uji coba gratis selama 14 hari.
