Punya action plan marketing dapat mendukung aksi pemasaran untuk capai beragam tujuan bisnis!
Dengan rencana yang matang, Anda tak perlu lagi khawatir hasil pemasaran meleset atau tidak seperti yang diharapkan.
Contohnya, produk yang tidak diterima konsumen dengan baik atau brand Anda tidak dikenal padahal sudah ada sejak lama.
Nah, bagaimana cara membuatnya? Yuk, sama-sama kita bahas definisi dan langkah praktisnya!
Apa Itu Action Plan Marketing?

Sederhananya, action plan marketing adalah rencana terperinci yang digunakan sebuah bisnis untuk mengembangkan dan melakukan strategi pemasaran.
Terdapat langkah yang sistematis, mulai dari strategi, hal yang harus dilakukan, hingga timeline yang jelas.
Kenapa hal ini penting? Seperti yang sudah disinggung di awal, agar strategi pemasaran bisnis Anda akan jadi tepat sasaran dan tidak asal jalan.
Contohnya, Anda ingin menaikkan pendapatan kedai kopi hingga 20% dalam waktu 6 bulan.
Maka dalam kurun waktu tersebut, Anda harus menyusun strategi pemasaran apa saja yang akan digunakan secara realistis.
Baca Juga: Panduan Lengkap Strategi Pemasaran Media Sosial untuk UMKM Kuliner
Langkah Membuat Action Plan Marketing
Kalau mau membuat sebuah action plan, ini langkah-langkah yang harus Anda lakukan:
1. Tentukan Tujuan Bisnis
Ini adalah yang utama dalam menyusun action plan marketing. Anda harus memiliki tujuan bisnis yang jelas dan terukur.
Anda bisa coba memakai metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) untuk menentukan tujuan bisnis.
Misal Anda ingin menentukan tujuan untuk bisnis masakan rumahan, maka contoh pengaplikasian metode SMART bisa dibuat seperti ini:
| Meningkatkan pembelian konsumen via aplikasi online sebanyak 20% dalam waktu 6 bulan. |
2. Buat KPI untuk Mengukur Keberhasilan Strategi
Tujuan sudah dibuat, ini saatnya menentukan KPI (Key Performance Indicator).
Secara singkat, KPI adalah indikator yang digunakan untuk mengukur keberhasilan suatu aktivitas atau strategi bisnis.
Aspek-aspek yang bisa menjadi KPI antara lain:
- Jumlah penjualan dalam kurun waktu tertentu.
- Engagement rate di media sosial, dan semacamnya.
3. Cek Kompetitor dan Catat Strategi Sukses Mereka
Cara termudah dalam merancang action plan adalah dengan melakukan riset kompetitor. Jadi, cek dulu kompetitor yang memiliki bisnis sama dengan Anda.
Lihat bagaimana cara mereka memasarkan atau membuat sebuah program kampanye untuk mengenalkan produk/layanan/bisnis ke publik.
Setelah mengumpulkan data dari kompetitor, buat action plan marketing yang disesuaikan dengan bisnis Anda.
Baca Juga: Media Sosial untuk Promosi Bisnis Kuliner
4. Memilih Strategi Pemasaran yang Tepat
Strategi pemasaran itu banyak macamnya. Misalnya pemasaran di media sosial, program loyalty pelanggan, atau menggunakan iklan digital berbayar.

Anda juga harus menjabarkan tugas apa yang mesti dilakukan per anggota tim saat melakukan strategi tersebut.
Contoh, Anda memilih untuk melakukan strategi pemasaran di media sosial. Nah, tentukan tugas-tugas apa saja yang harus dilakukan, seperti:
- Membuat rencana konten (format, isi, caption, jadwal produksi).
- Produksi konten (shooting, desain, editing).
- Evaluasi performa konten (cek data analitik akun bisnis).
Selanjutnya, buat jadwal yang teratur untuk memastikan semua langkah bisa berjalan sesuai rencana. Buat tanggal mulai dan kapan selesai dalam menjalankan rencana pemasaran.
5. Bagi Tugas Anggota Tim dan Buat Daftar Kebutuhan Alat
Strategi pemasaran dan tugas-tugas apa saja yang mesti dilakukan sudah dibuat. Ini saatnya Anda memetakan anggota tim untuk membagi tugas-tugas tersebut.
Anda mungkin bisa melakukan aksi pemasaran seorang diri, tapi pasti hasilnya tidak akan maksimal karena keterbatasan. Maka, coba untuk mendelegasikan tugas-tugas tersebut kepada anggota tim yang lebih menguasai.
Anda bisa mulai mencatat siapa saja nama-nama anggota tim yang paling memenuhi syarat untuk menjalankan project ini. Lalu tentukan tugas masing-masing dari mereka sesuai kemampuan.
Selain itu, Anda juga perlu memikirkan alat-alat apa saja yang dibutuhkan untuk melakukan aksi pemasaran.
Misalnya kamera untuk produksi konten sosial media dan laptop atau komputer untuk editing banner dan konten media sosial.

6. Tentukan Anggaran Biaya untuk Menjalankan Strategi Pemasaran
Tanpa memastikan anggaran biaya, action plan marketing bisa saja berjalan. Namun, hal ini akan membuat dana terkuras tanpa catatan yang jelas.
Biasanya, rincian anggaran biaya digunakan untuk produksi konten, bahan promosi, iklan berbayar, atau membayar influencer untuk mempromosikan bisnis Anda.
Baca Juga: 6 Cara Memulai Bisnis Makanan Online dari Nol, Cocok untuk Pemula
Contoh Action Plan Marketing untuk Bisnis Kuliner
Agar memiliki gambaran tentang rencana pemasaran bisnis kuliner, ini contoh sederhana action plan yang bisa Anda pelajari.
Bisnis: Usaha Makanan Rumahan
| Aspek | Deskripsi |
| Tujuan | Meningkatkan penjualan via aplikasi online sebanyak 10% dalam kurun waktu 1 bulan. |
| KPI | Peningkatan penjualan 10% dari periode sebelumnya. |
| Strategi Pemasaran | Pemasaran via Platform Aplikasi Online: – Memberikan diskon pembelian khusus via aplikasi online – Memberikan diskon pengiriman – Membuat paket menu bundle yang menarik. Misal Paket Nasi Ayam Geprek dan Es Teh, dari harga Rp20 ribu jadi Rp15 ribu saja. Pemasaran via media sosial: – Membuat konten yang memberi tahu bahwa sedang ada diskon harga dan pengiriman yang ada di platform aplikasi online. |
| Timeline | Minggu 1: – Merencanakan strategi pemasaran yang akan dijalankan. – Menentukan berapa jumlah diskon yang akan diberikan ke pelanggan. – Membuat pilihan paket menu yang menarik. – Menyiapkan bahan baku yang berkualitas |
| Minggu 2: – Mulai menyebarkan informasi di media sosial. – Membuat rencana konten yang akan dipublikasikan di media sosial. – Produksi konten | |
| Minggu 3: – Menjalankan strategi pemasaran yang sudah direncanakan. | |
| Minggu 4: – Lakukan evaluasi. Lihat apakah promo yang dijalankan sesuai dengan rencana. – Jika sesuai, lanjutkan. Jika tidak, pastikan untuk segera merancang rencana cadangan. | |
| Anggaran Biaya | Biaya pemasaran di platform aplikasi online: – Rp3 juta untuk budget diskon makanan dan minuman selama masa promo. – Rp 1 juta untuk membayar komisi layanan di platform. – Rp1,5 juta untuk biaya produksi konten di media sosial. |
Kesimpulan
Demikian action plan marketing yang bisa Anda terapkan! Intinya, jika strategi pemasaran bisnis Anda ingin berhasil, maka harus disusun rencana yang matang.
Dari mulai menentukan tujuan bisnis, menentukan strategi, hingga membuat anggaran biaya harus dilakukan agar tujuan yang Anda ingin capai bisa terwujud.
Strategi lain yang bisa Anda lakukan agar bisnis berjalan lancar adalah dengan menggunakan aplikasi kasir online yang serba bisa.
Dengan Nutapos, Anda bisa melakukan banyak hal antara lain:
- Mengatur promosi dan diskon.
- Kelola stok produk.
- Tambah, hapus, dan ubah produk dan katalog dengan mudah.
- Laporan penjualan otomatis.
Ingin coba Nutapos sekarang? Anda bisa coba dulu selama 14 hari secara gratis.
Caranya mudah; kunjungi backoffice Nutacloud untuk buat akun Anda dan unduh aplikasi Nutapos di Google Play Store.
