Orderan GrabFood Anda sepi pembeli? Bisa jadi karena ada yang keliru dengan cara jualan Anda.
Mungkin karena tampilan merchant yang tidak menarik, makanan yang tidak populer, atau sasaran pembelinya yang keliru!
Nah, artikel ini akan bantu Anda menemukan cara untuk meningkatkan order GrabFood secara terus-menerus. Simak dengan baik, ya!
Cara Mendapatkan Orderan GrabFood

GrabFood merupakan aplikasi pemesanan makanan online paling besar di Asia Tenggara pada 2023.
Perkiraannya nilai transaksi bruto (gross merchant value/GMV) yang didapatkan sebesar Rp147,39 triliun. Mengalahkan Gojek dan Shopee.
Di Indonesia, GrabFood menguasai 50 persen pangsa pasar layanan delivery makanan. Makanya, jualan di GrabFood itu menguntungkan kalau Anda paham bagaimana caranya.
Grab sendiri punya sistem algoritma khusus yang harus Anda penuhi supaya restoran bisa muncul di pencarian. Begini caranya:
1. Tentukan Konsumen Anda
Sebelum membahas hal teknis, Anda wajib tahu siapa konsumen Anda sebenarnya. Pembeli paling banyak di GrabFood itu berusia 25 sampai 34 tahun.
Tapi Anda juga bisa memilih konsumen sesuai dengan resto Anda (jika sudah terbangun).
Untuk rinciannya, pemesan makanan di Resto Internasional berusia 35 sampai 44 tahun. Sementara untuk resto lokal usia pemesannya 18-24 tahun.
Saran dari GrabFood untuk resto adalah dengan mengincar Gen Z sebagai konsumen. Ada beberapa pertimbangkan kenapa sebaiknya mengincari Gen Z:
- Gen Z sekarang sudah punya penghasilan sendiri.
- 75 persen gen Z memprioritaskan makanan dari gaji.
- Lebih suka beli makanan ketimbang masak.
- Lebih suka beli makanan online.
- Suka banget sama promo.
Tapi tenang, di poin berikutnya bakal dikasih tahu menu apa kesukaan Gen Z ini, biar resto Anda dilirik mereka!
Baca Juga: Cara Meningkatkan Orderan GoFood Bagi Bisnis Pemula
2. Pilih Menu yang Laris
Kalau Anda sudah punya restoran offline dengan pilihan menunya, sesuaikan saja tanpa mengubah menu.
Tapi, kalau Anda masih baru saja buka resto dan belum ada menu yang oke, poin ini bisa jadi pertimbangan.
Ada 10 menu orderan GrabFood terlaris pada 2023, yaitu:
| Makanan | Minuman |
| Nasi Goreng Udang Keju (tren terus naik) Bakmi Ayam Goreng Nasi Rendang (tren terus naik) Ayam Bakar Nasi Uduk Bubur Ayam | Es Teh Kopi (tren terus naik) |
Selain itu, menu yang paling banyak dicari di 2023, antara lain:
- Nasi Goreng
- Martabak
- Seblak
- Bakso
- Nasi Padang
Dan ini daftar makanan dan minuman yang populer di waktu-waktu tertentu. Berikut rinciannya:
| Sarapan | Makan Siang | Cemilan Sore | Makan Malam | Makanan Larut Malam |
| Bubur Ayam | Nasi Rendang | Udang keju | Nasi Goreng | Nasi Goreng |
| Bakmi | Ayam Bakar | Siomay | Bakmi | Udang Keju |
| Telur Dadar | Ayam Goreng | Pangsit Goreng | Ayam Goreng | Kentang Goreng |
| Es Teh Manis | Es Teh | Es Teh Manis | Es Teh Manis | Es Teh Manis |
| Es Teh | Es Jeruk | Bubble Tea | Es Jeruk | Es Teh |
| Americani | Kopi susu | Es Krim | Bubble Tea | Es Krim |
3. Profil Resto Harus Lengkap
Kalau sudah riset soal konsumen dan menu, cara meningkatkan Orderan GrabFood berikutnya yakni melengkapi profil resto.
Soalnya, profil resto yang lengkap bisa meningkatkan penjualan sampai 14 persen. Cara melengkapinya bisa Anda lakukan dengan tiga hal.
Pertama, tambahkan foto untuk semua item. Mulai dari foto profil merchant sampai menu masing-masing makanan. Tambahkan foto yang menggugah selera, biar konsumen tertarik.

Foto boleh diedit jadi menarik (misal dengan bantuan aplikasi canva dan memberikan elemen-elemen). Tapi harus jujur, biar pelanggan tidak kecewa.
Kedua, Anda wajib membuat deskripsi item yang jelas. Misalnya untuk menu lalapan ayam goreng. Deskripsinya adalah nasi, ayam goreng, sambal terasi, terong goreng, sayur kol.

Ketiga, perbarui terus jam buka. Jadi, pastikan Anda menulis jam buka secara detail agar pelanggan tidak merasa tertipu.
Kombinasi tiga hal ini bisa membuat hasil pencarian jadi lebih baik di aplikasi. Maka dari itu, luangkan waktu buat mempercantik menu Anda ya!
4. Pelanggan Suka Sama Promo
Anda harus tahu, 1 dari 4 konsumen GrabFood bakal beralih ke resto lain kalau menu yang dia pesan tidak memenuhi syarat promo.
Misalnya karena yang dibeli tidak mencapai jumlah belanja minimum buat dapat promo.
Pelanggan baru dapat gratis ongkir kalau minimum belanjanya Rp40.000. Padahal, rata-rata belanja makanannya itu sekitar Rp36.500.
Cara biar pelanggan bisa tetap membeli di resto Anda adalah dengan memberikan add-on atau ekstra di menu-menu Anda. Misal kalau Anda jual Bakmi, add-on nya kasih udang keju.
Selain itu, Anda juga bisa memberi promosi dengan memanfaatkan program dari GrabFood. Berikut ini program-programnya:
- Diskon Persenan
- Diskon Angka Tetap (misal diskon Rp10.000)
- Diskon Ongkir
- Hidangan Gratis
5. Rating Itu Penting
Pelanggan itu selalu melihat rating sebelum melakukan pemesanan. Ulasan positif sesuai dengan standar Grab adalah yang bintangnya di atas 4.
Ada tiga alasan mengapa orang Indonesia mencoba restoran baru, seperti milik Anda:
- Ada banyak promo.
- Ratingnya bagus.
- Menunya bervariasi di satu restoran.
Jadi pastikan Anda bisa meningkatkan rating dengan tips-tips ini.
6. Manfaatkan Seluruh Fitur dari Grab
Grab punya banyak sekali fitur buat memanjakan pelanggannya. Jadi Anda harus pakai buat mendukung itu. Beberapa fitur yang sebaiknya Anda gunakan, seperti:
a. Group Order
Jadi, aplikasi ini punya fitur menggabungkan maksimal 10 pengguna untuk order bareng. Biasanya, fitur ini digunakan untuk pemesanan makan siang.
Fitur dilengkapi dengan layanan split bill, batas waktu pemesanan dan bergabung dengan QR Code.
Dengan fitur tersebut, penjualan Anda bisa naik hingga 2 kali lipat. Soalnya ongkir jadi lebih murah dan praktis.
b. Aktifkan Fitur Self Pick-Up
Self pick-up juga bisa membuat pembelian meningkat jadi 19 persen lebih banyak. Pengguna cukup pesan dari aplikasi, terus nanti diambil sendiri ke resto.
Merchant yang pakai fitur ini ditampilkan pada halaman self pick-up di halaman depan GrabFood. Makanya pendapatan Anda bisa bertambah dengan fitur ini.
c. Aktifkan Fitur Dine In
Fitur Dine In ini buat pelanggan yang mau reservasi resto dari Grab. Fitur yang satu ini juga sangat menguntungkan, soalnya bisa meningkatkan penjualan sampai 9 kali lipat!
Grab menyebut dalam datanya jika fitur ini semakin menjanjikan ketika ada promo dine in dari Resto.
d. Fitur Pengurangan Karbon
Ternyata 36 persen orang Indonesia itu bersedia membayar lebih besar buat brand yang punya bisnis ramah lingkungan!
Tidak hanya itu, 97 persen pengguna juga mendukung brand yang pakai fitur ini.
Misalnya fitur untuk tidak menggunakan sedotan. Jadi jika pengguna tidak ingin meminta sedotan, resto tidak perlu memberinya.
Jika Anda tetap memberi sedotan, maka bisa berpengaruh pada rating resto Anda.
Baca juga: 6 Cara Memulai Bisnis Makanan Online dari Nol, Cocok untuk Pemula
Kesimpulan
Itu dia beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan orderan GrabFood pada bisnis.
Mulai dari menentukan konsumen, optimasi profil merchant hingga memaksimalkan fitur GrabFood. Jangan lupa buat perhatikan promo dan rating merchant ya!
Ingin bisnis tetap berjalan mulus meski menerima banyak orderan? Gunakan aplikasi kasir Nutapos!
Meskipun belum terintegrasi langsung dengan GrabFood, Nutapos tetap bisa membantu Anda dalam:
- Mencatat jenis penjualan dari aplikasi pesan antar.
- Menyesuaikan harga dengan fitur markup otomatis.
- Menghitung pembagian komisi dari setiap transaksi ojek online.
Semua laporan ini tersedia secara otomatis dan real-time melalui backoffice Nutacloud dan aplikasi kasir Nutapos.
Dengan begitu, Anda bisa mengetahui dengan jelas berapa komisi yang harus dibayarkan ke pihak GrabFood. Sehingga Anda bisa tahu laporan bisnis dengan lebih akurat. Yuk, coba Nutapos secara gratis selama 14 hari!
Unduh aplikasinya di Google Play Store dan daftarkan akun bisnis Anda melalui backoffice Nutacloud sekarang juga.
