Waktunya upgrade pakai aplikasi POS (Point of Sale) yang langsung terhubung ke printer thermal, kalau Anda ingin mempercepat proses catat pesanan pelanggan.
Dengan sistem ini, Anda atau kasir tinggal klik produk di aplikasi, proses pembayaran, dan struk akan langsung tercetak dalam hitungan detik!
Semua transaksi juga tercatat otomatis di aplikasi, jadi Anda tidak perlu lagi cek nota satu per satu ketika shift berakhir.
Supaya Anda tidak salah pilih perangkat, berikut Nutapos jelaskan tips memilih printer thermal yang cocok untuk bisnis kuliner. Ada juga beberapa rekomendasi yang bisa Anda pertimbangkan.
Tips Memilih Printer Thermal Terbaik untuk Bisnis Kuliner

Yuk, simak tips berikut ini agar Anda bisa dapat printer thermal yang paling pas untuk mempermudah operasional bisnis!
1. Cari Printer dengan Kecepatan Cetak Tinggi
Kecepatan cetak merupakan faktor penting dalam memilih printer thermal, apalagi kalau bisnis Anda melayani hingga ratusan pelanggan dalam sehari.
Kecepatan cetak ini diukur dalam satuan mm per detik (mm/s). Semakin tinggi angkanya, maka semakin cepat pula printer tersebut mencetak.
Untuk bisnis F&B, Anda bisa pilih printer dengan kecepatan cetak minimal 150 mm/detik biar tidak menghambat proses pelayanan.
Baca juga: Pengertian, Cara Kerja, dan Fungsi Printer Thermal untuk Bisnis
2. Pertimbangkan Ukuran yang Sesuai dan Detail Cetakan
Tips memilih printer thermal yang kedua adalah dengan memperhatikan ukuran dan detail cetakan.
Cari printer yang ukurannya sesuai dengan area yang tersedia. Kalau Anda punya ruang kasir atau dapur yang terbatas, pilih yang kecil, ringan, dan ringkas.
Supaya lebih pasti, ukur dulu ruang yang ada agar Anda bisa mencocokan printer yang ingin dibeli.
Lalu, cek informasi tentang resolusi cetaknya. Biasanya ditulis dalam DPI (Dots per Inch) untuk menjelaskan ketajaman cetakan, antara 200 – 300 DPI.
Resolusi DPI yang lebih tinggi akan menghasilkan cetakan yang lebih tajam, terutama untuk teks/gambar kecil pada struk, seperti logo bisnis, harga, nama produk, atau nomor pesanan.
3. Periksa Daya Tahan dan Kemudahan Perawatan Printer
Bisnis kuliner pasti selalu aktif tiap hari. Makanya, Anda perlu memilih printer dengan daya tahan yang baik dan mudah dirawat agar tidak mengganggu operasional.
Untuk mencari tahu soal hal ini, cek spesifikasi printer terkait bahannya. Secara umum, printer thermal yang bagus terbuat dari:
- Plastik ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene)
- Polikarbonat (Polycarbonate)
- Karet Pelindung (Rubberized Bumper)
Lihat juga deskripsi yang ada di tiap produk printer. Biasanya dijelaskan apakah bahan printer memiliki rating ketahanan tertentu, seperti anti gores/benturan, anti debu, dan tahan percikan air.
Dengan bahan yang berkualitas, printer pasti akan lebih mudah dirawat. Tambahan lain, pilih merek printer yang menyediakan garansi dan layanan purna jual.
Sehingga kalau ada masalah teknis, Anda bisa bertanya ke penyedia dan mendapat solusi dengan cepat.
4. Cek Harga Printer dan Ketersediaan Kertas Thermal
Selanjutnya, cek harga printer dan ketersediaan kertas thermal yang sesuai, apalagi kalau bisnis Anda sering cetak struk atau label khusus.
Berdasarkan hasil pencarian di internet, harga printer thermal beragam. Mulai dari Rp200.000 hingga jutaan rupiah.
Tergantung dengan merek dan model printer yang Anda pilih, kebutuhan kertas thermal-nya juga berbeda.
Printer thermal tidak pakai tinta, melainkan kertas thermal sebagai bahan utama untuk mencetak. Cara kerjanya, printer akan ?membakar? kertas untuk menampilkan informasi pada struk.
Ada banyak ukuran dan kualitas kertas thermal yang tersedia di pasaran. Umumnya, ukuran yang sering digunakan adalah 58 mm dan 80 mm.
- 58 mm cocok untuk cetak struk sederhana dengan informasi singkat.
- 80 mm cocok untuk cetak informasi yang lebih banyak.
Kemudian, perhatikan diameter roll kertasnya, biasanya antara 30 mm sampai 50 mm. Semakin besar diameter, semakin banyak kertas yang dimuat.
Untuk kualitas kertas, Anda bisa langsung bertanya pada penjualnya. Minta informasi soal ketebalan kertas, hasil cetakan, dan permukaan kertas.
Selain itu, pastikan apakah harga kertas thermal cukup terjangkau dan sesuai dengan anggaran operasional bisnis Anda.
Baca juga: 10 Rekomendasi Aplikasi Cetak Struk Terbaik untuk Bisnis Kuliner
5. Perhatikan Kompatibilitas dengan Sistem POS yang Anda Pakai
Kalau Anda sudah pakai aplikasi POS atau kasir tertentu, coba perhatikan jenis printer apa saja yang kompatibel dengan sistem POS tersebut.
Ini bisa Anda cek langsung dari aplikasi atau cari informasinya melalui website penyedia layanan.
Kalau di aplikasi kasir Nutapos, informasi ini bisa Anda lihat melalui Pengaturan Printer. Nutapos mendukung printer thermal dengan tiga konektivitas: bisa dari Bluetooth, kabel USB, dan Ethernet/LAN.

Di pengaturan ini, Anda bisa menyesuaikan kebutuhan cetak, seperti:
- Jumlah cetak struk belanja pelanggan.
- Ingin cetak struk pesanan di kasir, bar, dan/atau dapur.
- Otomatis cetak rekap laporan penjualan harian ketika tutup outlet.
Selain itu, Anda bebas mengatur layout cetak nota yang dibutuhkan oleh bisnis, mulai dari:
- Logo bisnis dengan ketentuan 384 pixel x 200 pixel.
- Nama, alamat, tagline, informasi jam buka/tutup, dan media sosial bisnis.
Kalau semisal printer yang dipakai sedang bermasalah, Nutapos juga menyediakan pilihan untuk kirim struk digital ke pelanggan Anda.
Caranya, tambahkan dulu email atau WhatsApp pelanggan. Lalu, pilih ingin kirim lewat saluran mana dan klik Selesai.

Rekomendasi Merek Printer Thermal untuk Bisnis Kuliner
Setelah tahu cara memilih printer thermal terbaik, yuk kita bahas beberapa merek printer yang populer.
1. Epson
Epson dikenal dengan printer thermal berkualitas tinggi yang andal dan tahan lama. Kecepatan cetaknya cepat, menghasilkan struk yang jelas dan mudah dibaca.
Banyak model Epson yang kompatibel dengan berbagai sistem POS, bahkan Nutapos! Epson juga menawarkan berbagai pilihan model, sehingga Anda bisa memilih sesuai kebutuhan bisnis.
2. Blueprint
Blueprint menawarkan printer thermal dengan harga cukup terjangkau dan berkualitas. Kecepatan cetaknya cukup baik untuk kebutuhan bisnis sehari-hari, dan hasil cetaknya jelas.
Desainnya kompak, cocok untuk tempat usaha dengan ruang terbatas. Blueprint juga menyediakan layanan purna jual yang memadai, membantu jika terjadi masalah teknis.
3. Kassen
Kassen menyediakan banyak pilihan printer thermal yang andal dengan harga kompetitif. Kecepatan cetaknya cukup untuk operasional bisnis kuliner dengan hasil cetak yang jelas.
Kassen juga menyediakan layanan purna jual yang responsif. Dengan kombinasi harga terjangkau dan kualitas yang baik, Kassen bisa jadi pilihan yang tepat bagi bisnis yang baru mulai.
4. Panda
Kalau Anda cari printer thermal dengan desain ringkas dan mudah digunakan, Panda bisa jadi pilihan. Harga, kecepatan, dan hasil cetakannya juga oke, serta cocok dipakai usaha kecil.
Pilihannya memang lebih terbatas, namun Panda tetap miliki performa yang cukup untuk mendukung operasional bisnis kuliner.
5. Iware
Rekomendasi terakhir ada Iware, yang menawarkan puluhan model printer thermal untuk bisnis. Printer dari Iware memiliki kecepatan cetak yang memadai, dan hasil cetaknya juga jelas.
Cocok untuk bisnis kuliner, apapun skalanya. Harganya juga masih terjangkau, dan ada layanan purna jual.
Kesimpulan
Demikian berbagai tips memilih printer thermal dan rekomendasi merek printer yang umum dipakai oleh bisnis kuliner di Indonesia.
Printer thermal yang disandingkan dengan sistem POS memang dapat bantu proses cetak struk belanja dan pesanan jadi lebih cepat.
Namun, setiap printer punya keunggulannya masing-masing, jadi riset dulu dan pilihlah yang paling cocok dengan kebutuhan dan anggaran Anda.
Kalau Anda tidak mau ribet dan ingin solusi yang lebih cepat, Anda bisa pakai aplikasi kasir Nutapos untuk memperlancar operasional bisnis.
Nutapos dibuat khusus untuk bisnis kuliner, mendukung banyak konektivitas printer thermal, dan menyediakan produk paket lengkap.
Jadi, Anda bisa langsung dapat printer, kertas thermal, aplikasi kasir, dan perangkat pendukung lainnya dalam satu paket.
Tertarik? Yuk, unduh dan coba pakai aplikasi kasirnya sekarang (gratis selama 14 hari), atau beritahu Mbak Karina kebutuhan apa saja yang bisnis Anda perlukan.

Pertanyaan soal Printer Thermal
1. Apa itu printer thermal dan bagaimana cara kerjanya?
Printer thermal adalah jenis printer yang mencetak struk dengan menggunakan panas, bukan tinta atau toner.
Cara kerjanya, printer ini memakai kertas khusus yang disebut kertas thermal. Di dalam printer, ada bagian yang disebut print head yang memanaskan titik-titik tertentu pada kertas.
Ketika kertas bergerak melalui print head, panas dari printer langsung membuat tulisan atau gambar muncul di kertas.
2. Berapa harga printer thermal?
Harga printer thermal bervariasi, mulai dari sekitar Rp200.000 hingga jutaan rupiah, tergantung merek dan fitur yang ditawarkan.
3. Berapa jenis printer thermal untuk bisnis?
Jenis printer thermal untuk bisnis umumnya terbagi menjadi dua, yaitu printer struk (receipt printer) dan printer label. Printer struk lebih banyak digunakan di bisnis kuliner.
4. Printer thermal apakah perlu tinta?
Tidak, printer thermal tidak membutuhkan tinta. Printer ini menggunakan kertas khusus yang akan mencetak saat terkena panas, jadi Anda hanya perlu mengganti kertas thermal-nya.
5. Printer struk yang bagus merk apa?
Beberapa merek printer struk yang bagus antara lain Epson, Blueprint, Kasses, Panda, dan Iware.
Epson cocok jika Anda mencari kualitas premium, sementara Blueprint dan Kassen bisa jadi pilihan ekonomis dengan performa yang tetap oke. Kalau anggaran terbatas, Panda dan Iware juga tetap bisa diandalkan untuk cetak struk.